Cara agar cinta kita direstui orang tua tanpa perselisihan

Memiliki seorang kekasih merupakan keinginan semua orang. Sudah menjadi salah satu tugas manusia untuk berkembang biak dan menghasilkan keturunan di bumi ini. Kita harus benar-benar seselektif mungkin dalam menentukan siapa yang akan menjadi kekasih kita. Karena harapan kita orang tersebutlah yang nantinya akan menjadi teman hidup kita sampai ajal menjemput (jodoh).

Sebagai oang tua yang sangat menyayangi anak-anaknya, orang tua pada zaman dulu akan melakukan apapun untuk mengusahakan apa yang anaknya butuhkan. Mulai dari kebutuhan pangan, kebutuhan belajar, kebutuhan bermain, bahkan sampai kebutuhan akan seorang jodohpun orang tua akan sangat memperhatikan. Itulahsebabnya pada saat itu pada umumnya orang tua lah yang berperan sebagai comblang bagi anak-anaknya.orang tua seringkali tak sependapat dengan pilihan anaknya

Namun terkadang ada masalah baru yang kemudian timbul. Orang tua akan akan menjodohkan anaknya dengan orang yang kaya-raya, punya banyak harta, ternak atau tanah dimana-mana, yang menurut mereka akan sanggup menopang kehidupan anak dan cucunya kelak. Namun mereka lupa, bahwa sebuah perkawinan tidak akan berjalan harmonis apabila tida didasari dengan ketulusan cinta kasih antara keduanya.

memaksakan kehendak kepada anak justru berdampak negatifMereka hanya memikirkan harta dan gengsi. Sehingga banyak sekali perselingkuhan terjadi akibat ketidak cocokan dengan suami atau isteri masing-masing. Pernikahan bukan lagi sesuatu yang dianggap sakral, perselingkuhan merajalela, perceraian bukan lagi menjadi hal yang tabu. Seakan tak mempedulikan usia, banyak yang mencari kenyamanan diluar rumah.

Naudzubillah…

Mungkin akan berbeda ceritanya ketika pada saat mencari jodoh dulu, anak diberikan kepercayaan menemukan jodohnya sendiri. Sehingga hal-hal yang seperti diatas tidak akan terjadi. Namun masalah selanjutnya adalah, ketika anak sudah yakin dan mantab dengan pilihannya, namun tidak mendapatkan persetujuan dari orang tua, bahkan ada juga yang mendapatkan penolakan dari seluruh keluarga besar.

Apakah Anda yakin hal ini tidak berdampak pada kondisi baik mental maupun fisik sang anak? Faktanya justru hubungan anak dan keluarga menjadi renggang, bahkan akan pergi meningalkan rumah.

Apabila Anda adalah seorang yang sedang mengalami hal tersebut, apakah yang akan Anda lakukan? Apakah juga akan meninggalkan rumah dan orang tua Anda? Atau Anda akan mencari orang lain sebagai ganti agar keluarga merestui? Padahal Anda tau butuh waktu yang tidak sebentar untuk menemukan kembali kecocokan. Itupun belum tentu keluarga besar akan menerima pilihan Anda.

Lalu?

Bertolak dari akar permasalahan tersebut, saya akan membagikan tips untuk Anda agar pilihan kita derestui orang tua. Yaitu menggunakan penggalan ayat yang terdapat pada salah satu surat dalam kitab suci Al quran.berdoa agar hubungan direstui

Wiridlah ayat ini dengan hikmat dan penuh keyakinan. Niscaya Allah akan mengijabah apa yang Anda inginkan.

Ini ayatnya:

YAA ABATI ISTA’JIRHU INNA KHAYRA MANI ISTA’JARTA AL QAWIYYU AL- AMIINU

“Ya bapakku ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya”.

Al Qashash 26.

Caranya adalah :

  • Siapkan air putih secukupnya (usahakan air yang direbus terlebih dahulu. Bukan isi ulang)
  • Wiridkan ayat tersebut sebanyak 70x setiap selesai sholat lima waktu
  • Dan pada setiap malamnya wiridkan sebanyak 1000x (sampai Anda merasa yakin telah mencapai 1000)
  • Laksanakan selama 7 hari dimulai dari hari malam selasa kliwon atau malam jumat legi
  • Pada saat malam ketujuh maka selesaikan wirid kemudian tiupkan ke air yang selama 7hari menemani Anda.

Cara penggunaan:

Campurkan air tersebut kedalam minuman orang-orang yang tadinya menentang Anda. Dengan kuasa Allah, tak sampai beberapa hari maka akan luluh hatinya dan terjadi perubahan yang besar pada orang tersebut. Orang tersebut akan menerima siapa saja yang menjadi pilihan Anda.

Demikian cara agar orang tua merestui pilihan anak. Silahkan diamalkan.

Comments

comments